Dokumen Penting Yang Harus Dimiliki Sebelum PT Berdiri

Ketika anda memiliki niatan untuk mengesahkan perusahaan (PT) anda di mata hukum ternyata tidak sekedar main berdiri saja karena ada dokumen penting yang penjadi pendukung utama berdirinya sebuah PT.

Apalagi mengajukan izin usaha itu juga berbeda di setiap tempat di Indonesia dan tiap izin usaha memiliki kriteria perizinan yang disesuaikan dengan kondisi setempat.

Kalau anda memiliki dua usaha seperti biro perjalanan wisata dan juga usaha jual beli, lalu anda ingin membangun perusahaan dengan menggabungkan dua usaha tadi maka anda akan menemukan kegagalan untuk mempertemukan mereka.

Untuk biro perjalanan wisata maka anda butuh TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata), sementara usaha perdagangan pakaian memerlukan izin usaha berupa SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).

Kedua bidang usaha ini tidak bisa bertemu dalam satu perusahaan karena salah satu sayarat pendirian Perseroan Terbatas (PT) adalah memiliki sebuah usaha atau lebih dengan ketentuan memiliki usaha dibidang yang sama.

Misalnya nih, apabila anda ingin mengajukan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) maka anda harus memiliki dokumen-dokumen penting di bawah ini. 

  1. BPJS Ketenagakerjaan;
  2. SKDP (Surat Keterangan Domisili Perusahaan);
  3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) Badan;
  4. TDP (Tanda Daftar Perusahaan);
  5. UUG (Undang-Undang Gangguan) atau HO;
  6. PKP (Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak);
  7. SKT (Sertifikasi Keterampilan) atau SKA (Surat Keterangan Keahlian); dan
  8. SBU (Sertifikasi Badan Usaha

Dokumen-dokumen di atas wajib anda miliki.

 

Cara Pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) Bagi Pengusaha

Nomor Induk Berusaha atau NIB adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran. NIB layaknya NIK pada KTP namun terdiri dari 13 angka.

NIB anda butuhkan sebagai 

  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 
  • Angka Pengenal Impor (API) kalau pelaku usaha mau melakukan kegiatan impor.
  • Anda butuhkan untuk akses Kepabeanan kalau anda mau melakukan kegiatan ekspor dan/atau impor.

NIB ini bersifat wajib anda miliki dan menjadi syarat utama pelaku usaha buat memperoleh beberapa hal berikut ini:

  • Ketika anda akan mengajukan NPWP Badan atau Perorangan bila sebelumnya anda belum memiliki.
  • NIB dibutuhkan ketika anda butuh membuat Surat Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).
  • Bukti Pendaftaran Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang nantinya akan digunakan untuk karyawan atau pegawai usaha anda.
  • Notifikasi kelayakan buat memperoleh fasilitas fiskal.
  • NIB dibutuhkan ketika anda akan mengajukan Izin Usaha seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Begini langkah-langkah mendapat NIB buat mengurus SIUP

Buat mendapat Nomor Induk Berusaha (NIB), pelaku usaha harus membuat akun alias mendaftarkan dirinya terlebih dahulu.

Pembuatan NIB wajib memenuhi beberapa syarat, yaitu KTP atau paspor pelaku usaha, nomor telepon usaha atau perusahaan, dan alamat email perusahaan.

Berikut ini adalah langkah-langkah mendapat NIB yang menjadi syarat pembuatan SIUP.

  1. akses  alamat website oss.go.id.
  2. Klik menu Daftar di pojok kanan atas.
  3. Isi Form Registrasi.
  4. Setelah semuanya terisi, centang ‘Syarat dan Ketentuan’ dan klik Daftar.
  5. Kemudian buka email perusahaan yang telah didaftarkan dan temukan kiriman email dari Online Single Submission atau OSS.
  6. Buka kiriman email lalu klik tombol Aktivasi dan nantinya notifikasi Registrasi Berhasil.
  7. Nantinya ada kiriman email Konfirmasi Akun Registrasi OSS yang berisi Username, Password, dan Nomor Identitas.
  8. Setelah mengetahui Username dan Password, silakan login di website oss.go.id.
  9. Begitu masuk di halaman Selamat datang di OSS, pilih Perizinan Berusaha (Non Perseorangan).
  10. Perlu diingat kalau usahanya berbentuk PT, data perusahaan bakal otomatis terisi.
  11. Sementara kalau gak ada, pelaku usaha dapat menyalin data dari AHU Online dengan langkah pilih Perizinan Berusaha (Non Perseorangan), pilih Perekaman Data Akta, klik tombol Ambil Data Perusahaan (PT) dari AHU Online, dan isi Nama Perusahaan.
  12. Kalau perusahaan berbentuk CV, koperasi, atau perorangan, pelaku usaha harus melakukan perekaman data manual di menu Perekaman Data Akta. Di menu tersebut pilih Tambah.
  13. Buat mengisi Perekaman Data, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, yaitu Data Perusahaan, Data Pengurus dan Pemegang Saham, Data Modal Perusahaan, hingga Maksud dan Tujuan Perusahaan.
  14. Kalau semuanya sudah beres, lanjutkan langkah mendapat NIB dengan pilih menu Permohonan Berusaha.
  15. Klik bagian Pilih Akta.
  16. Nanti muncul notifikasi Informasi Validasi KSWP & NPWP lalu klik Proses.
  17. Terus ada halaman Form Permohonan dalam lima langkah.
  18. Langkah pertama adalah memastikan apakah data perusahaan sesuai dengan yang ada pada halaman. Kalau sudah sesuai, klik tombol Lanjut.
  19. Selesaikan langkah-langkah tersebut hingga tuntas, mulai dari Akta Pendirian, Kelengkapan Data, Komitmen Izin Usaha, Komitmen Izin Komersial, hingga Output.
  20. Di Komitmen Izin Usaha, centang izin-izin yang memang dibutuhkan dan klik tombol Lanjut.
  21. Pastikan semua data telah sesuai dan pantau terus informasi proses Nomor Izin Berusaha.

 

Masih bingung dengan cara pengurusan NIB dan penjelasan artikel di atas? Langsung saja hubungi tim NOVANDI di nomor-nomor berikut ini, Tim Novandi akan membantu anda dalam pengurusan NIB untuk usaha anda. 

NOVY YANTHI MAULIDYA, SH

+6282299880039

021-4210465

ANDIANSYAH

+62877889999694

021-4210465

ANNISA ARIANTI

+628983864019

021-4210465

DEDIK SANJAYA

+6287883664223

021-4210465

 

Cara Membuat SIUP Online Sesuai Dengan Peraturan Pemerintah

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor: 36/M-DAG/PER/9/2007, Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP adalah surat izin yang diperlukan para pelaku usaha agar dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan. SIUP bersifat wajib dimiliki oleh tiap pelaku usaha. Mau tak mau anda memang harus memiliki SIUP demi kelancaran usaha anda.

Ada 3 kategori SIUP untuk anda miliki.

  • SIUP kecil, untuk pelaku usaha dengan nilai modal dan total kekayaan maksimal Rp 200.000.000,-
  • SIUP menengah, untuk pelaku usaha dengan nilai modal dan total kekayaan maksimal Rp 200.000.000 – Rp 500.000.000,-
  • SIUP besar, untuk pelaku usaha dengan nilai modal dan total kekayaan lebih dari Rp 500.000.000 tidak termasuk bangunan dan tanah.

Anda tidak perlu punya SIUP

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor: 36/M-DAG/PER/9/2007 anda tidak perlu memiliki SIUP apabila:

  1. Anda adalah kantor perwakilan perusahaan atau kantor cabang perusahaan.
  2. Anda adalah perusahaan kecil perorangan yang diurus dan dijalankan sendiri oleh anda dan keluarga dan tidak berupa badan hukum atau persekutuan. 
  3. Pedagang kecil, keliling, asongan, dan pedagang kaki lima.

SIUP tidak boleh digunakan di saat seperti ini:

  • Pada kegiatan yang tidak sesuai dengan penjelasan SIUP yang anda miliki
  • Pada kegiatan yang terindikasi menghimpun dana dari masyarakat dengan penawaran janji keuntungan yang tidak wajar. Biasa kita kenal sebagai money game.
  • Pada kegiatan perdagangan dengan sistem penjualan langsung (single level marketing atau multi level marketing).
  • Pada kegiatan perdagangan jasa survey.
  • Kegiatan perdagangan berjangka komoditi.

 

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sekarang bisa diajukan secara online

Jadi anda tidak perlu repot bolak balik ke kantor pengurusan dan tidak membutuhkan waktu lama sampai berhari-hari dalam pengurusan SIUP seperti yang dikeluhkan banyak orang selama ini.

SIUP yang diajukan secara online tetap berlaku seperti SIUP yang diurus secara konvensional. Pengurusan SIUP secara online akan mempermudah pengusaha dalam menjalankan usaha mereka tanpa harus was-was karena SIUP kini lebih mudah didapatkan.

Anda bisa langsung mengajukan SIUP melalui sistem Online Single Submission atau sistem OSS. Sistem ini nantinya sebagai jembatan antara pengusaha yang mengajukan SIUP pada pemerintah. Nantinya pengajuan SIUP akan diteruskan pada pemerintah daerah lalu diterbitkan oleh pemerintah yang kemudian disampaikan kembali pada pengusaha melalui sistem OSS.

Masih bingung dengan cara pengurusan SIUP Online dan penjelasan artikel di atas? Langsung saja hubungi tim NOVANDI di nomor-nomor berikut ini, Tim Novandi akan membantu anda dalam pengurusan SIUP untuk usaha anda. 

NOVY YANTHI MAULIDYA, SH

+6282299880039

021-4210465

ANDIANSYAH

+62877889999694

021-4210465

ANNISA ARIANTI

+628983864019

021-4210465

DEDIK SANJAYA

+6287883664223

021-4210465

 

Akibat Pandemi, Visa Schengen Semakin Sulit Didapatkan

Tahukah anda, efek pandemi paling besar berdampak pada industri pariwisata. Tempat wisata hingga semua hal yang berkaitan dengan pariwisata termasuk mendapatkan visa Schengen, visa khusus yang digunakan untuk berkeliling di negara-negara Uni Eropa.

Satu visa Schengen bisa digunakan untuk masuk ke 25 negara, 22 negara Uni Eropa, 3 negara non Eropa. Berikut negara-negara yang bisa menggunakan visa Schengen.

  1. Jerman, 
  2. Belanda, 
  3. Yunani, 
  4. Hungaria, 
  5. Italia, 
  6. Islandia, 
  7. Perancis, 
  8. Republik Ceko, 
  9. Austria,
  10. Estonia, 
  11. Finlandia, 
  12. Luxemburg, 
  13. Norwegia, 
  14. Slovakia, 
  15. Slovenia, 
  16. Latvia, 
  17. Spanyol, 
  18. Lithuania, 
  19. Polandia, 
  20. Swiss, 
  21. Denmark, 
  22. Swedia, 
  23. Malta, 
  24. Belgia,
  25. Portugal.

 

Dilansir dari Schengen Visa Info, efek pandemi membuat proses mendapatkan visa ‘sakti’ ini jadi lebih sulit dibanding sebelumnya setelah peringatan yang disampaikan oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Sang presiden mengatakan, untuk mereka yang ingin mengajukan visa Schengen wajib melakukan tes virus corona dua minggu sebelumnya. Tak cuma sekali, tes baru juga harus kembali dilakukan sebelum melakukan perjalanan ke wilayah Schengen untuk memastikan mereka tidak terinfeksi untuk sementara waktu. Bisa dikatakan tes dilakukan berkali-kali.

Dokumen tambahan berupa hasil tes ini menjadi hal yang diwajibkan sebelum anda melakukan perjalanan ke negara Schengen. Biarpun begitu, proses dan dokumen yang dibutuhkan untuk membuat visa ini masih seperti yang lama, yaitu:

1. Mengisi formulir permohonan visa

Formulir bisa anda dapatkan dari situs resmi kedutaan dari salah satu negara Schengen. Formulir lalu di download dan diisi kemudian dicetak.

2. Menyediakan foto diri

  • Siapkan 2 buah foto yang sama dengan ukuran 35 x 45 mm atau 3,5 x 4,5 cm
  • Head foto 70-80% dari foto
  • Background warna cerah (Disarankan warna abu-abu terang. Tidak ada motif atau pola)
  • Foto melihat langsung ke kamera
  • Ekspresi wajah netral (Tanpa senyum dan mulut tertutup)
  • Jangan gunakan seragam atau warna yang sama dengan warna background

3. Paspor yang Masih Berlaku

Anda juga harus menyertakan paspor yang dikeluarkan lebih dari 10 tahun dan minimal masa berlaku adalah 3 bulan

4. Bukti Tiket Penerbangan

Tiket penerbangan yang disertakan adalah tiket pergi dan pulang pengkap dengan nomor penerbangan yang akan membawamu pulang dan pergi

5. Polis Asuransi Perjalanan

Sebagai turis kita juga harus memiliki polis asuransi perjalanan untuk bisa mengunjungi negara Schengen sebagai jaminan atas keselamatan kita selama berada di Eropa. Minimum nilai polis yang anda miliki adalah 30 ribu Euro atau sekitar Rp 477 juta (kurs Rp15.900 per Euro). Polis ini harus mengcover risiko penyakit, kecelakaan, dan biaya pemulangan jenazah jika anda meninggal dunia saat berada di negara Schengen.

6. Bukti adanya Akomodasi

Siapkan pula bukti akomodasi selama kamu berada di negara Schengen, seperti bukti pemesanan hotel atau hostel, perjanjian sewa atau surat undangan dari tuan rumah kalau kamu menginap di rumah kerabat.

7. Bukti Keuangan pribadi 

  • Siapkan bukti rekening koran (bank) selama 3 bulan terakhir. Ini untuk menunjukkan kamu memiliki tabungan yang cukup selama tinggal di negara Schengen. Biasanya masing-masing negara punya kebijakan berbeda untuk nilai saldo tabungan. Contohnya kalau mau ke Prancis, saldo di rekening harus sekitar Rp30 juta.
  • Surat sponsor dari orang lain yang menyatakan mereka mendukung secara finansial perjalananmu ke Schengen. Surat ini harus disertai pernyataan bank pihak sponsor.

 

Syarat Yang Harus Dilengkapi Saat Mengajukan Izin Menggunakan Tenaga Asing

Ketika anda memutuskan untuk menggunakan tenaga asing karena berbagai alasan yang sudah anda pertimbangkan lebih menguntungkan untuk perusahaan anda, maka anda tidak bisa sembarangan membawa mereka dari luar negeri dan langsung bekerja di perusahaan anda.

Anda sebagai pemilik usaha diharuskan memiliki izin untuk mempekerjakan para tenaga asing seperti yang sudah ditentukan oleh Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (Ditjen P2TKA).

Lalu apa saja syarat yang harus anda lengkapi untuk pengurusan izin Menggunakan Tenaga Asing (IMTA) sesuai dengan yang telah diatur dalam keputusan. 

Tentukan apakah anda buru-buru butuh tenaga asing?

Sebelumnya anda harus menentukan terlebih dahulu berapa lama dan seberapa mendesak anda butuh mempekerjakan tenaga asing. Karena sesuai dengan yang dijelaskan oleh kementerian Ketenagakerjaan Indonesia ada beberapa kategori alasan mempekerjakan tenaga asing.

  1. Rencana penggunaan tenaga asing mendesak
  2. Rencana penggunaan tenaga asing sementara
  3. Rencana penggunaan tenaga asing darurat mendesak

Persyaratan ini sudah dijelaskan secara dalam website official milik Kemnaker agar anda tahu seberapa mendesak anda butuh tenaga kerja asing. Hal ini penting seperti yang kita tahu kalau Indonesia membutuhkan banyak lapangan kerja untuk WNI yang saat ini tingkat penganggurannya terus meningkat setiap tahunnya.

Hal penting yang masuk ke dalam aturan baru penggunaan tenaga asing

Pada 2018 ada 10 aturan baru yang diterapkan bagi penggunaan tenaga asing. Dari 10 aturan ada yang benar-benar baru dan jadi perhatian penting untuk para pemberi kerja.

Yang pertama yaitu terkait izin penggunaan TKA, sekarang hanya dibutuhkan Rencana Penggunaan TKA (RPTKA), tidak lagi perlu Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

Lalu, pemberi kerja wajib memfasilitasi TKA untuk mendapat pendidikan dan pelatihan bahasa Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar tenaga asing dapat lebih berkomunikasi dengan tenaga pendamping lainnya.

Dan yang terakhir, dalam keadaan darurat, TKA bisa bekerja terlebih dulu baru kemudian mengurus RPTKA. Sayangnya, hal ini sering disalah gunakan oleh pengusaha dan pemberi kerja yang tiba-tiba langsung membawa TKA ke dalam negeri dan langsung mempekerjakan mereka.

Biarpun diperbolehkan, namun tidak direkomendasikan karena bisa merugikan para TKA dan pemberi kerja sendiri.

Masih bingung dengan cara pengurusan IMTA dan penjelasan artikel di atas? 

Langsung saja hubungi tim NOVANDI di nomor-nomor berikut ini, Tim Novandi akan membantu anda dalam pengurusan IMTA untuk usaha anda. 

NOVY YANTHI MAULIDYA, SH

+6282299880039

021-4210465

ANDIANSYAH

+62877889999694

021-4210465

ANNISA ARIANTI

+628983864019

021-4210465

DEDIK SANJAYA

+6287883664223

021-4210465

 

Tidak Sembarangan Terbang, Begini Cara Membuat Visa Untuk Perjalanan Keluar Negeri

Jika anda ingin melakukan perjalanan keluar negeri maka harus disertai dengan izin-izin resmi dalam bentuk surat karena keluar negeri adalah meninggalkan tempat tinggal kita untuk mengunjungi negara lain yang jauh berbeda baik hukum, adat istiadat dan peraturan yang berbeda pula.

Selain ID card atau KTP dan passport, anda juga harus membawa serta surat izin bernama Visa. Visa adalah sebuah dokumen izin masuk seseorang ke suatu negara yang bisa diperoleh di kedutaan dimana negara tersebut mempunyai Konsulat Jenderal atau kedutaan asing. Visa adalah tanda bukti ‘boleh berkunjung’ yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain yang mempersyaratkan adanya izin masuk (wikipedia).

Alasan melakukan kunjungan keluar negeri juga bermacam-macam:

– traveling,

– kuliah atau sekolah,

– bekerja 

– tugas diplomatik.

Bagaimana cara membuat visa?

Tentukan terlebih dahulu alasan perjalanan keluar negeri anda. Setelah itu baru anda bisa paham akan membuat visa yang bagaimana. Tapi, secara umum syarat membuat visa bisa anda siapkan sebelum mengajukan visa ke kedutaan negara yang ingin anda tuju.

  1. Mempersiapkan passport

Passport adalah syarat utama membuat visa. Maka dari itu buatlah passport terlebih dahulu sebelum anda mengajukan pembuatan visa. Pastikan kalau passport yang anda miliki masih berlaku. Minimal masih berlaku minimal 6 bulan sebelum masa berlakunya habis, masa berlaku passport adalah 5 tahun.

  1. Mengisi formulir online

Cara ini sudah diterapkan di hampir seluruh kedutaan negara. Selain mempersingkat waktu, juga mempermudah calon pengguna visa untuk mengisi formulir yang bisa jadi bisa berlembar-lembar banyaknya.

  1. Membawa bukti pembayaran biaya pembuatan visa

Masing-masing negara mematok biaya pembuatan visa berbeda di jenis visa yang berbeda pula. Pembayaran biaya pembuatan visa adalah salah satu syarat saat anda membuat mengajukan pembuatan visa.

  1. Pas foto

Setiap dokumen penting diri membutuhkan foto diri pengguna maka dari itu anda juga harus menyiapkan pas foto dengan warna background yang ditentukan masing-masing kedutaan. Sebaiknya cari tahu terlebih dahulu persyaratan di pusat informasi yang disediakan masing-masing kedutaan sebelum anda mengajukan visa.

  1. Bukti atau laporan keuangan pribadi

Hal ini penting diketahui oleh kedutaan negara apakah anda mampu bertahan selama kunjungan anda ke negara mereka atau tidak. Bukti atau laporan keuangan ini berasal dari fotokopi buku tabungan, slip gaji atau rekening koran.

Besaran jumlah tabungan anda yang menjadi persyaratan saat mengajukan visa juga bervariatif. Paling umum syarat yang mereka ajukan minimal terdapat tabungan sebesar 10 juta rupiah ketika anda dalam masa kunjungan ke negara lain. Coba cari tahu terlebih dahulu ke masing-masing kedutaan untuk besaran keuangan ini.

  1. Membawa serta surat keterangan sekolah/kuliah/bekerja

Untuk anda yang mengajukan visa sekolah atau kuliah, maka sertakan surat keterangan dari sekolah atau kampus yang anda tuju. Atau bukti anda masih pelajar di institusi tersebut.

Bagi anda yang mengajukan visa untuk bekerja, pastikan anda memiliki surat keterangan dari tempat anda bekerja sebelum anda pergi mengajukan visa.

6 hal di atas adalah syarat umum yang dibutuhkan untuk mengajukan pengurusan visa. Namun ada beberapa hal lainnya yang dianggap penting untuk anda miliki selama melakukan perjalanan keluar negeri. Seperti memiliki asuransi perjalanan, memiliki akte kelahiran, akte nikah, fotokopi visa pasangan untuk pasangan yang akan melakukan perjalanan keluar negeri.

Pembuatan visa tidak memakan waktu sebentar

Butuh waktu berminggu-minggu untuk kedutaan mempertimbangkan apakah anda layak atau tidak mendapatkan visa biarpun semua syarat sudah anda lengkapi namun di beberapa bagian anda tetap butuh bantuan ataupun bimbingan dalam pengurusan visa agar mudah diterima.

Untuk itulah tim Novandi yang memiliki badan hukum hadir untuk membantu anda dalam pengurusan visa. Akan membantu dan membimbing anda dalam menyiapkan berkas dan juga persiapan wawancara saat anda mengajukan visa.

Pengurusan PT Online Kini Tidak Lagi Sulit

Dalam kurun dua tahun belakangan, ada banyak perubahan yang terjadi dalam pengurusan pendirian Perseroan Terbatas (PT) terutama ketika berlakunya Online Single Submission (OSS) pada tahun 2018 yang membuat pengurusan PT bisa dilakukan secara elektronik.

Namun karena ada aturan baru dalam pengurusan PT, membuat prosedur pemeriksaannya juga sedikit berubah seperti mengintrodusir adanya  Nomor Induk Berusaha (NIB), juga ada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2017 untuk menilai penyesuaian maksud dan tujuan dengan kegiatan usaha dan cara pengajuan izin usaha dan izin operasional atau izin komersial.

Pengurusan izin PT terbaru kini bisa melalui Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (PP tentang OSS) yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/walikota kepada Pelaku Usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi.

Perlu anda ketahui kalau baru ada 20 sektor usaha yang perizinannya dapat diajukan melalui sistem OSS termasuk pertanian, pariwisata, pendidikan dan kebudayaan, usaha tenaga listrik, usaha tenaga nuklir, dan UMKM. jadi mohon diperhatikan usaha anda masuk ke dalam bidang yang mana ya.

Nantinya, OSS akan menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) mirip dengan NIK tapi berjumlah 13 angka. NIB memiliki banyak fungsi yang bisa digunakan, diantaranya adalah:

  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  • Angka Pengenal Importir (API)
  • Hak Akses Kepabeanan
  • Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA)

Adanya NIB yang anda miliki, anda tidak memerlukan SIUP, TDP dan lainnya di banyak hal.

Mengajukan pengurusan PT Online melalui OSS

Mengajukan pengurusan PT Online akan jadi lebih mudah apabila anda melakukan registrasi di laman OSS dan mengisi data berikut ini:

  1. Nama dan/atau nomor pengesahan akta pendirian atau nomor pendaftaran
  2. Bidang usaha
  3. Jenis penanaman modal
  4. Negara asal penanaman modal, dalam hal terdapat penanaman modal asing
  5. Lokasi penanaman modal
  6. Besaran rencana penanaman modal
  7. Rencana penggunaan tenaga kerja
  8. Nomor kontak badan usaha
  9. Rencana permintaan fasilitas perpajakan, kepabeanan, dan/atau fasilitas lainnya
  10. NPWP Pelaku Usaha non perorangan
  11. NIK penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan

Anda juga harus membuat usaha anda masuk ke dalam penilaian yang diatur oleh Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2017 karena OSS menilai usaha anda menggunakan penilaian ini. Maka dari itu anda harus menyesuaikan maksud dan tujuan PT anda sesuai dengan yang tertera dalam KBLI 2017.

Mengajukan pendirian PT secara online menggunakan layanan AHU Online

Tahukah anda kalau Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) juga menyediakan layanan online untuk mempermudah pengurusan PT Online. Ada 3 tahap ketika anda memutuskan untuk mengajukan pengurusan PT Online menggunakan AHU Online.

  1. Pemesanan nama PT

Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui apakah nama perusahaan yang anda ajukan layak seperti yang ada di dalam kriteria milik Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Nama belum digunakan oleh pihak lain dan tidak memiliki kemiripan dengan nama perusahaan lain. Nama juga harus menggunakan bahasa Indonesia dan terdiri dari tiga kata. 

  1. Pembuatan akta pendirian PT

Anda membutuhkan bantuan jasa notaris untuk membuat akta pendirian perusahaan. Untuk bagian ini adalah tugas seorang notaris. Tidak perlu merasa kesulitan untuk mencari notaris yang mumpuni, bagian ini sudah menjadi tugas tim Novandi untuk membantu anda.

  1. Pengesahan perusahaan

Pengesahan perusahaan tidak bisa dilakukan oleh masyarakat umum, biarpun tetap dilakukan secara online namun tetap dilakukan oleh jasa notaris. Notaris akan menambahkan dokumen-dokumen pendukung untuk pengesahan dan sejumlah biaya pengesahan yang ditentukan oleh AHU. pembayaran dilakukan menggunakan layanan autodebet dari rekening yang telah terintegrasi dengan layanan dari Ditjen AHU.

Pengurusan PT online melalui AHU Online dapat mempermudah dan menghemat waktu pengurusan. Selain itu biaya pengurusan bisa ditekan seminimal mungkin.

 

Pengurusan Surat Izin Usaha Industri

Bagaimana anda tahu kalau anda membutuhkan Izin Usaha Industri? Inilah hal pertama yang patut anda ketahui terlebih dahulu sebelum anda melegalkan usaha anda. Apakah bentuk usaha anda adalah Industri atau bukan?

Apa yang dimaksud dengan Usaha Industri?

Usaha Industri adalah kegiatan ekonomi menghasilkan sebuah produk dengan mengolah bahan mentah, menghasilkan barang setengah jadi, atau bahkan menghasilkan produk bernilai tinggi.

Ada 3 golongan usaha yang dikatakan sebagai usaha industri, yaitu:

  1. Usaha industri kecil
  2. Industri menengah 
  3. Industri besar

Ketiga klasifikasi ini ditentukan oleh jumlah tenaga kerja atau jumlah besaran investasi seperti yang sudah ditentukan dalam Peraturan Menteri Perindustrian No.64/2016 bukan berdasarkan banyaknya aset dan omzet seperti pada kriteria UMKM yang merujuk pada Undang-Undang No.20/2008. 

Untuk menentukan usaha yang anda jalankan masuk ke dalam klasifikasi kecil, menengah atau besar maka anda perlu melakukan pendataan di dalam usaha industri milik anda. Mulai menghitung jumlah tenaga kerja, hingga berapa jumlah investasi yang ditanamkan di dalam industri anda tersebut.

Mengapa harus memiliki Surat Izin Usaha Industri?

Banyak syarat pokok dan komitmen wajib yang sudah anda miliki dan lakukan. Selain itu, untuk melakukan peningkatan usaha maka dibutuhkan sebuah legalitas melalui sebuah surat izin yang sangat dibutuhkan sebagai syarat utama dalam melakukan perjanjian kerjasama bisnis baik itu dalam mencari investor, menambah bahan baku, sampai uji kualitas.

Selain itu, surat izin usaha industri juga dibutuhkan untuk mendapatkan izin edar BPOM.

Kemana anda bisa melakukan pengurusan surat izin usaha industri?

Untuk usaha Industri bisa mengajukan surat Izin Usaha Industri ke Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Tingkat II, Kabupaten atau Kota. nanti, apabila usaha semakin besar dan berkembang, surat izin perlu diperbarui lagi dan diajukan ke Pelayanan Perizinan Terpadu Tingkat I, Provinsi atau BKPM untuk mendapat surat izin skala nasional.

 

Apa saja syarat membuat surat izin usaha industri?

  1. Identitas Pemohon WNI : Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), atau WNA : KITAS / Visa, Paspor.
  2. Foto copy Akta Pendirian dan Seluruh Perubahannya berikut Pengesahan Menteri Hukum dan HAM
  3. NPWP Badan Hukum
  4. Foto copy Izin Undang-undang Gangguan (ITU UUG atau HO), jika berlokasi di luar kawasan Industri Berikat
  5. foto copy Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  6. Foto copy Dokumen Lingkungan
  7. Foto copy Persetujuan Prinsip Industri, jika berlokasi di luar kawasan Industri Berikat
  8. Surat keterangan telah selesai membangun pabrik dan sarana produksi
  9. Surat pernyataan diatas kertas bermaterai Rp 6.000 yang sesuai dengan form model SP-I
  10. Daftar isian permohonan Izin Usaha Industri (IUI) sesuai form model SP-III
  11. Surat keterangan dari pengelola kawasan industri atau kawasan berikat bagi yang berlokasi di kawasan industri atau kawasan berikat
  12. Jika tanah atau bangunan disewa:
    – Perjanjian sewa-menyewa tanah/bangunan
    – Surat pernyataan diatas kertas bermaterai Rp. 6.000 dari pemilik tanah/bangunan yang menyatakan tidak keberatan tanah/bangunan digunakan
    – Copy KTP pemilik tanah atau bangunan
  13. Daftar isian permintaan izin perluasan sesuai dengan form model SP-III
  14. Dokumen rencana perluasan industri
  15. Surat Izin Usaha Industri (IUI Besar) terdahulu

Saat ini anda tidak perlu kesulitan untuk mengurus surat izin sendiri, tim Novandi akan membantu anda dalam mengurus legalitas usaha anda dan membantu pengurusan surat izin usaha industri yang anda butuhkan.

Tim Novandi juga membantu pengurusan PT Online, pembuatan KITAS dan KITAP dan banyak legalitas lainnya.

 

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

Dari sumber yang didapat dari website lamudi,bahwa banyak masyarakat yang merasa malas untuk mengurus masalah legalitas, contohnya seperti mengurus balik nama sertifikat tanah warisan. Sebenarnya, untuk mengurus masalah ini tidaklah sulit. Namun memang, terlebih dahulu harus mengumpulkan beberapa data dan kelengkapannya. Bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana cara balik nama sertifikat tanah warisan, berikut ini adalah tahapannya :

Membuat Surat Keterangan Waris

Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat Surat Keterangan Waris (SKW), cara membuat surat ini dengan cara berikut :

Membuat Surat Pengantar

Lankah pertama yang dilakukan adalah membuat surat pengantar untuk membuat surat keterangan waris, cara dengan datang ke RT dan RW dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Nikah orang tua dan surat kematian.

Mengajukan ke Kantor Kelurahan

Setelah mendapatkan surat pengantar, kemudian Anda melanjutkannya dengan mengajukan permohonan ke kantor kelurahan. Caranya Anda datang ke bagian pelayanan umum kemudian mengisi formulir dan surat pengantar dengan membawa dokumen membuat surat keterangan waris, cara dengan datang ke RT dan RW dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Nikah orang tua dan surat kematian.

Fatwa Waris

Setelah Anda mendapatkan Surat Hak Waris dari kelurahan, kemudian Anda melanjutkannya ke kantor Pemerintah Kota setempat untuk mendapatkan Fatwa Waris.

Mengurus ke Badan Pertanahan Nasional

Setelah mendapatkan Surat Keterangan Waris, Anda bisa langsung melanjutkan proses balik nama, caranya dengan datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di wilayah tempat lahan wasiat berada dengan datang ke loket layanan.

Persyaratan Balik Nama Sertifikat Warisan

Saat di kantor BPN, Anda juga diminta untuk melengkapi beberapa data yang meliputi:

  • Mengisi formulir permohonan balik nama
  • Fotokopi KTP pemohon atau seluruh ahli wari
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) pemohon atau seluruh alhi waris
  • Surat Keterangan Waris
  • Sertifikat tanah asli
  • SPPT PBB tahun terakhir
  • Bukti BPHTB, untuk perolehan tanah lebih dari 60 Juta Rupiah
  • Biaya & Waktu Pembuatan Balik Nama Tanah Warisan
  • Untuk biaya pengurusannya sendiri tergantung dari nilai NJOP tanah yang diwariskan. Contohnya jika nilai tanahnya mencapai Rp 4.000.000 maka biaya menjadi Rp 54.000 dengan lama waktu proses pembuatan balik nama lima hari waktu kerja.

Semoga bermanfaat ya, butuh jasa layanan perizinan dan sebagainya bisa hubungi kami di Novandi.id

Berikut Ini Izin Tinggal Bagi Orang Asing di Indonesia

Dari sumber website Indonesia.go id. Izin Tinggal Bagi Orang Asing di Indonesia, Hal itu tertuang dalam Pasal 48 ayat (1) Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 bahwa mereka (orang asing) wajib memiliki izin tinggal.

Secara keseluruhan, Pasal 48 meliputi:

  • Setiap Orang Asing yang berada di Wilayah Indonesia wajib memiliki Izin Tinggal.
  • Izin Tinggal diberikan kepada Orang Asing sesuai dengan Visa yang dimilikinya.
  • Izin Tinggal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
  • Izin Tinggal diplomatik
  • Izin Tinggal dinas
  • Izin Tinggal kunjungan
  • Izin Tinggal terbatas
  • Izin Tinggal Tetap.
  1. Menteri berwenang melarang Orang Asing yang telah diberi Izin Tinggal berada di daerah tertentu di Wilayah Indonesia.
  2. Terhadap Orang Asing yang sedang menjalani penahanan untuk kepentingan proses penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan atau menjalani pidana kurungan atau pidana penjara di lembaga pemasyarakatan, sedangkan izin tinggalnya telah lampau waktu, Orang Asing tersebut tidak dikenai kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

A. Izin tinggal keimigrasian yang dapat dimiliki oleh orang asing terdiri dari:

1. Izin Tinggal Kunjungan (ITK)

Adalah izin yang diberikan kepada orang asing untuk tinggal dan berada di wilayah Indonesia untuk jangka waktu singkat dalam rangka kunjungan.

Izin Tinggal Kunjungan diberikan kepada:

  • Orang asing yang masuk wilayah Indonesia dengan visa kunjungan,
  • Anak yang baru lahir di wilayah Indonesia dan pada saat lahir ayah dan/atau ibunya pemegang Izin Tinggal Kunjungan

Izin Tinggal Kunjungan yang diberikan kepada orang asing sebagaimana tersebut di atas, juga dapat diberikan kepada:

  • Orang asing dari Negara yang dibebaskan dari kewajiban memiliki visa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
  • Orang asing yang bertugas sebagai aak alat angkut yang sedang berlabuh atau berada di wilayah Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
  • Orang asing yang masuk wilayah Indonesia dalam keadaan darurat, dan
  • Orang asing yang masuk wilayah Indoensia dengan Visa Kunjungan Saat Kedatangan

Izin Tinggal Kunjungan berakhir karena pemegang Izin Tinggal kunjungan:

  • Kembali ke negara asalnya;
  • Izinnya telah habis masa berlaku;
  • Izinnya beralih status menjadi Izin Tinggal terbatas;
  • Izinnya dibatalkan oleh Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  • Dikenai Deportasi; atau
  • Meninggal dunia

2. Izin Tinggal Terbatas (Itas)

Diberikan kepada Orang Asing yang masuk Wilayah Indonesia dengan Visa tinggal terbatas atau Orang Asing yang diberikan alih status dari Izin Tinggal kunjungan, yang meliputi:

  • Orang Asing dalam rangka penanaman modal;
  • Bekerja sebagai tenaga ahli;
  • Melakukan tugas sebagai rohaniawan;
  • Mengikuti pendidikan dan pelatihan;
  • Mengadakan penelitian ilmiah;
  • Menggabungkan diri dengan suami atau istri pemegang Izin Tinggal terbatas;
  • Menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibu bagi anak berkewarganegaraan asing yang mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia;
  • Menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibu pemegang Izin Tinggal terbatas atau Izin Tinggal Tetap bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin;
  • Orang Asing eks warga negara Indonesia; dan
  • Wisatawan lanjut usia mancanegara.
  • Anak yang pada saat lahir di Wilayah Indonesia ayah dan/atau ibunya pemegang Izin Tinggal terbatas;
  • Nakhoda, awak kapal, atau tenaga ahli asing di atas kapal laut, alat apung, atau instalasi yang beroperasi di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia; atau
  • Anak dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia.
  • Izin Tinggal terbatas juga dapat diberikan kepada Orang Asing untuk melakukan pekerjaan singkat.

Izin Tinggal terbatas berakhir karena pemegang Izin Tinggal terbatas:

  • Kembali ke negara asalnya dan tidak bermaksud masuk lagi ke Wilayah Indonesia;
  • Kembali ke negara asalnya dan tidak kembali lagi melebihi masa berlaku Izin Masuk Kembali yang dimilikinya;
  • Memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia;
  • Izinnya telah habis masa berlaku;
  • Izinnya beralih status menjadi Izin Tinggal Tetap;
  • Izinnya dibatalkan oleh Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  • Dikenai Deportasi; atau
  • Meninggal dunia.

3. Izin Tinggal Tetap (Itap)

Adalah izin yang diberikan kepada orang asing tertentu untuk bertempat tinggal dan menetap di wilayah Indonesia sebagai penduduk Indonesia.

Izin Tinggal Tetap dapat diberikan kepada:

  • Orang Asing pemegang Izin Tinggal terbatas sebagai rohaniawan, pekerja, investor, dan lanjut usia; keluarga karena perkawinan campuran;
  • Suami, istri, dan/atau anak dari Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap;
  • Orang Asing eks warga negara Indonesia dan eks subjek anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia.

B. Izin tinggal online

Aplikasi permohonan izin tinggal online

Adalah: Aplikasi berbasis web yang bertujuan memberikan layanan Izin Tinggal Keimigrasian secara online kepada pemohon Izin Tinggal Keimigrasian.

Jenis aplikasi yang terdapat pada Aplikasi Izin Tinggal Online:

1. IT Online

Aplikasi penyampaian permohonan untuk perpanjangan Izin Tinggal kunjungan, Izin Tinggal Terbatas, Izin Tinggal Tetap, Alih Status Izin Tinggal Keimigrasian serta perubahan status orang asing.

2. Pelaporan ITAS

Aplikasi pemberian Izin Tinggal Terbatas berdasarkan vitas.

3. Manajemen Layanan

Aplikasi untuk melihat status layanan permohonan yang sedang proses.

4. FAQ (Frequently Asked Questions)

Halaman yang memuat berbagai pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai tata cara, persyaratan serta peraturan mengenai proses Izin Tinggal Keimigrasian. Data-data yang diisi oleh pemohon pada aplikasi permohonan Izin Tinggal Online ini akan digunakan sebagai salah satu bahan pemberian keputusan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.

Namun, ada beberapa catatan untuk pengguna aplikasi Izin Tinggal Online

  • Pastikan Anda memiliki aplikasi PDF Reader untuk membaca lampiran email konfirmasi dari aplikasi Izin Tinggal Online.
  • Jangka waktu penyampaian permohonan perpanjangan izin tinggal kunjungan paling lambat 7 hari sebelum masa berlaku izin tinggal kunjungan berakhir.
  • Jangka waktu pengajuan permohonan pemberian izin tinggal terbatas paling lambat 30 hari setelah tiba di wilayah Indonesia.
  • Pengisian data kota tinggal sesuai dengan alamat domisili.
  • Wajib datang ke Kantor Imigrasi untuk menyerahkan berkas persyaratan sebelum masa izin tinggal berakhir dengan membawa dokumen asli dan fotocopy.

Semoga bermanfaat dan untuk kamu yang sedang cari jasa layanan pengurusan izin dapat menghubungi Novandi.id

Call Now Button
Open chat